Cerita Unik di Balik Kartu Kuning

Provoke-online.com

Diupdate 18.37, 12/02/2018 • Dipublikasikan 15.17, 12/02/2018

yellow card

Kenalan lebih jauh sama kartu kuning.


Baru-baru ini, lagi hangat di telinga kalian nih tentang kartu kuning yang diberikan kepada bapak presiden di salah satu kampus. Tapi tahukah kalian kalau kartu kuning itu punya asal usul yang lumayan rumit guys? Yah, nggak kalah rumitlah dari hubungan lo dan dia yang nggak kunjung ada kepastiannya. Okay, balik lagi ke kartu kuning yah. Lo tahu nggak kenapa kartu kuning bisa identik dengan yang namanya sepakbola?


Yellow Card

Via Twitter


Gagasan soal pemakaian kartu kuning ini terinspirasi dari Piala Dunia 1966, saat piala dunia digelar di Inggris. Waktu itu, seorang wasit Jerman yang memimpin pertandingan Argentina lawan Inggris di perempat final memutuskan untuk menyuruh salah satu pemain argentina untuk keluar lapangan karena pelanggaran berat. Sayangnya, wasit Jerman ini kesulitan buat berkomunikasi dengan si pemain. Alhasil, pemain yang harusnya keluar itu malah lanjut main. Temennya wasit, namanya Ben Aston, lalu mencoba buat meminta pemain Argentina tersebut untuk keluar lapangan. Kejadian ini membuat Ken Aston berpikir bahwa wasit memerlukan komunikasi yang universal.


Sepak bola

Via ThoughtCo


Suatu ketika Ken Aston lagi berkendara dan berhenti di lampu merah. Saat itulah muncul ide untuk membuat kartu kuning sebagai peringatan, kartu merah sebagai tanda berhenti atau keluar dari pertandingan. Ide tersebut langsung diajukan ke FIFA. Setelah proses yang cukup panjang dan rumit, pada tahun 1976 FA memutuskan untuk menggunakan aturan kartu tersebut.


Penggunaan kartu kuning dan merah ini akhirnya nggak cuma dipakai di sepak bola. Ada banyak olahraga yang terinspirasi buat nerapin ataura yang sama. Yah…bayangin aja kalo nggak ada kartu kuning dan kartu merah, bisa-bisa pemain seenaknya. Wasit juga bisa aja bingung dalam mengatur jalannya pertandingan.